Marquez Khawatir Akan Duet Rossi Dengan Vinales

Marc Marquez

Juara MotoGP 2016, Marc Marquez merasa khawatir akan duet duo Yamaha yang pada musim depan akan diwakili oleh Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Pembalap yang identik dengan nomor 93 tersebut mengatakan bahwa pada musim depan, duo Yamaha tersebut akan menjadi rival terberatnya dalam mengarungi MotoGP 2017 mendatang.

Marc Marquez
Marc Marquez menyebut duo Yamaha menjadi rival terberanya di musim depan

Valentino Rossi bersama Vinales, tentu akan menjadi pesaing terberat saya di musim baru mendatang,” ungkap Marquez dalam wawancara di media AS.

Marquez meyakini, bahwa idolanya, The Doctor akan mengusung misi balas dendam di tahun depan. Pasalnya, Rossi di musim 2016 lalu harus puas berada di posisi runner up tabel klasemen akhir. Sehingga, legenda MotoGP tersebut akan berusaha keras untuk meraih gelar juara, terlebih masa kontraknya akan berakhir di musim depan.

Tak hanya Rossi yang dikhawatirkan oleh pembalap peraih lima gelar juara dunia di semua kelas tersebut, tetapi juga Vinales yang di musim lalu menunjukkan kehebatannya dalam mengendarai kuda besi. Apalagi, pasca pra musim di Valencia, Spanyol lalu, mantan pembalap Suzuki tersebut langsung cocok dengan settingan YZR-M1.

Selain itu, rivalitas antara Yamaha dengan Honda tak mungkin lagi terbantahkan. Pasalnya, keduanya merupakan pabrikan motor yang berasal dari Negeri Sakura (Jepang), sekaligus menjadi pabrikan terbesar di dunia saat ini.

Tentu kedua pabrikan tersebut akan berjibaku untuk memberikan performa terbaik demi para pembalapnya yang akan bersaing dalam perebutan gelar juara dunia di kelas utama.

Marc Marquez menambahkan bahwa persaingan di musim depan akan sangat ketat. “Musim depan akan terasa sangat ketat di setiap serinya. Terlebih lagi, banyak perubahan di setiap masing-masing tim. Namun, terlihat bahwa dua pembalap Yamaha akan menjadi pesaing terberat saya. Terlebih, pertarungan antara Yamaha vs Honda adalah persaingan bersejarah,”

“Apabila kita bekerja keras pada pramusim ini, tentu kita akan memiliki peluang yang besar. Saya akan berusaha keras untuk mempertahankan gelar juara. Walaupun akan banyak rintangan yang saya hadapi. Namun, itulah motivasi saya di setiap tahunnya,” tutup Marquez.

Repsol Honda Terus Kembangkan Motor Honda RC213V

Tim Repsol Honda akan berusaha keras demi mengembangkan motor Honda RC213V. Dengan upaya tersebut, diharapkan kedua pembalap akan mampu bersaing dengan para rider lainnya.

Tim Repsol Honda
Tim Repsol Honda terus berupaya mengembangkan Honda RC213V

Terlebih lagi, bagi Marquez yang di musim 2016 berhasil keluar sebagai jawara kelas dunia. Supaya mampu mempertahankan gelar juara tersebut di musim baru yang akan datang.

“Kami setiap hari akan bekerja keras untuk mengembangkan motor kami. Meningkatkan performa, akselerasi, pengeraman dan lain sebagainya. Tentu tujuan utamanya adalah memberikan kendaraan yang kuat dan nyaman bagi para pembalap kami,” ujar Santi Hernandez selaku kepala kru tim Repsol Honda.

Hernandez menambahkan, bahwa dengan kerja keras, akan membuahkan hasil terbaik. “Kerja keras tak akan membohongi. Terbukti, di musim lalu, kami berhasil meraih kemenangan dan membawa pulang gelar juara dunia. Saat ini, kami akan lebih ekstra untuk memberikan yang terbaik,” tutup Hernandez.

Dani Pedrosa Berharap Konsisten Di Musim 2017

Satu rekan tim Marc Marquez di Repsol Honda, Dani Pedrosa menyatakan bahwa dirinya berharap mampu tampil konsisten di musim baru mendatang. Pasalnya, Dani selalu mengalami crash di sejumlah seri pada beberapa musim terakhir.

Dani Pedrosa
Dani Pedrosa berharap mampu tampil konsisten di MotoGP 2017

“Saya berharap mampu memberikan yang terbaik untuk tim dan tentu para penggemar saya. Semoga saya dapat terus konsisten di setiap seri MotoGP 2017 mendatang,” ujar pembalap bernomor 26 tersebut.

Marc Marquez Juara Superprestigio 2016

Superprestigio Dirt Track 2016

Marc Marquez mampu keluar sebagai yang tercepat dalam ajang balapan Superprestigio Dirt Track 2016 yang dihelat di Pulau Sant Jordi yang terletak di kota Barcelona. Juara MotoGP musim lalu ini sukses mencundangi dua rider yang notabenenya sebagai pembalap pro off road, yakni Brad Baker dan Toni Elias.

The Baby Alien (julukan Marquez) menjadi juara pertama dalam ajang tersebut dan di urutan kedua ditempati oleh Toni Elias, serta di posisi ketiga, diklaim oleh Brad Baker.

Superprestigio Dirt Track 2016
Marc Marquez raih gelar juara Superprestigio Dirt Track 2016

Ini menjadi kedua kalinya Marquez keluar sebagai juara dalam balapan Dirt Track. Sehingga menunjukkan bahwa sang rider tidak hanya pandai memacu kuda besi di ajang MotoGP saja, tetapi juga diluar kejuaraan tersebut.

Pembalap Repsol Honda tersebut mengungkapkan rahasia kemenangannya. “Saya bersama tim sedikit merubah set-up mesin. Dan ternyata, sangat nyaman saat saya tunggangi. Itulah mungkin kenapa saya dapat memenangkan kejuaraan ini,” ujar Marquez.

Rider asal Spanyol tersebut juga menambahkan, bahwa kunci kemenangannya dipengaruhi oleh hasil start yang baik dan telah beradaptasi pada track.“Tak hanya mengenai kecepatan saja, tetapi juga kami tampil pada posisi start yang baik. Terlebih lagi, saya sudah mempelajari level race, motor, begitu pula dengan kondisi lintasan,”

Lebih lanjut, Marquez juga memuji para pesaingnya yang tampil sangat memukau. “Ya, Toni tampil diluar biasanya. Dia sempat memberikan saya sedikit surprise. Pada sesi latihan pertama, saya menjadi yang tercepat. Tetapi pada sesi berikutnya, saya harus mengakui kehebatannya, tapi sebelumnya saya sudah menduga. Pada akhirnya, saya telah mengetahui dia dan keluar sebagai pemenang,”

Pasangan Dani Pedrosa di tim Repsol Honda tersebut juga mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan antara ajang Superprestigio dengan MotoGP. “Tentu kedua ajang tersebut berbeda. Dimana, di MotoGP semuanya sudah terkontrol dan membuat pekerjaan lebih mudah. Tetapi, di superprestigio tidak mengetahui secara terperinci. Disini berbeda dan lebih menyenangkan. Tahun ini kami merasa siap dengan persiapan yang telah membuat kamu merasa strees,”

Marquez pun juga telah diberi himbauan dari para petinggi Honda mengenai risiko cedera yang lebih besar ketimbang ajang balapan paling bergengsi di dunia. “Mereka telah memberi saya himbauan akan cedera yang dapat saya terima. Tetapi, mereka tidak disini dan memberi komentar. Saya tetap melanjutkan dan juga saya sudah siap akan segala risiko yang akan dihadapi,” tutup rider Repsol Honda.

Marquez Siap Untuk MotoGP 2017

Pembalap Repsol Honda yang pada musim 2016 lalu berhasil keluar sebagai juara dunia MotoGP, Marc Marquez mengatakan bahwa dirinya sudah siap di musim baru mendatang.

Marc Marquez
Marc Marquez telah siap untuk MotoGP musim 2017

Dirinya pun juga telah menyusun beberapa list yang ingin Ia capai. Seperti diantaranya, berusaha untuk mengakhiri kutukan tak pernah menang di sirkuit Red Bull Ring, Grand Prix Austria.

“Saya akan berusaha untuk keluar sebagai juara di Austria pada musim baru mendatang. Tahun ini pun, saya telah memutus kutukan tak pernah juara di Motegi,” ujar The Baby Alien.

Honda Persiapkan Motor Untuk Marc Marquez

MotoGP musim 2017 sebentar lagi akan dimulai. Seluruh tim sudah sibuk akan persiapan motor untuk para ridernya. Termasuk juga Honda yang tengah mempersiapkan tunggangan untuk pembalapnya, Marc Marquez dan Dani Pedrosa.

Repsol Honda
Repsol Honda tengah mempersiapkan motor untuk musim MotoGP 2017

Dikabarkan, di paddock tim Honda, tengah mempelajari, merinci dan mendesain mesin terbaru yang akan digunakan oleh kedua ridernya. Inovasi serta perubahan pun akan tampil di musim baru mendatang. Demi mempertahankan gelar juara.

Honda Dan Repsol Sepakat Hingga 2018

Repsol Honda

Repsol tetap akan menjadi sponsor utama tim Honda di pergelaran MotoGP hingga dua tahun kedepan. Kedua belah pihak telah sepakat menjalin kerja sama hingga tahun 2018.

Repsol Honda
Repsol tetap menjadi sponsor utama Honda

Dimana Repsol telah menjalin kesepakatan bersama Honda sejak 1995 lalu, atau sudah berjalan hingga 21 tahun ini. Sejak dari keduanya menjalin hubungan, tim Repsol Honda sukses merengkuh gelar juara dunia sebanyak 12 gelar MotoGP, dan mencetak 151 kemenangan serta berhasil menorehkan 394 podium di kelas utama, 500cc atau MotoGP.

Dua musim mendatang, pembalap yang akan memperkuat tim Repsol Honda tetaplah sama, dimana Dani Pedrosa tetap akan berpasangan dengan sang juara dunia tahun ini, Marc Marquez.

Tetsuhiro Kuwata selaku Manajer Umum HRC mengungkapkan bahwa pihaknya merasa gembira dengan perpanjangan kontrak tersebut. “Tentu kami merasa senang akan pembaruan kerjasama kami bersama Repsol. Kami sepakat akan terus menjalin hubungan hingga masa berakhir, yakni di tahun 2018 mendatang,” ujar Kuwata.

Manajer tersebut juga menambahkan, bahwa tidak menutup kemungkinan akan tetap bekerja sama hingga beberapa tahun berikutnya. “Kami bangga akan kelanjutan kontrak ini bersama Repsol yang akan berakhir pada tahun 2018. Namun, berharap dapat melanjutkan kerjasama ini hingga tahun-tahun berikutnya,” tutup Kuwata.

Sejauh ini, kerja sama antara Honda dengan Repsol, telah menciptakan sejumlah pembalap yang berhasil meraih gelar juara dunia MotoGP, yakni Alex Criville, Mick Doohan, Nicky Hayden, Casey Stoner, Valentino Rossi dan pembalap muda bertalenta yang sudah berhasil meraih tiga gelar juara hanya dalam jangka waktu empat tahun keikutsertaannya.

Lorenzo Puji Kehebatan Vinales

Jorge Lorenzo akhirnya angkat bicara mengenai kualitas yang dimiliki oleh Maverick Vinales. Pemain yang memutuskan untuk mengakhiri masa baktinya bersama tim Yamaha dan bergabung bersama pabrikan asal Italia, Ducati Corse untuk dua musim mendatang, mengungkapkan bahwa Vinales memiliki skill membalap yang hebat.

Jorge Lorenzo
Jorge Lorenzo mengakui kehebatan Vinales

Vinales merupakan pembalap dengan kualitas yang hebat. Sehingga dia tak perlu meminta saran kepadaku, lantaran Dia sudah mengetahui bagaimana meraih kemenangan di setiap serinya,” ujar Lorenzo.

X-Fuera menambahkan, bahwa dengan fokus pada setiap balapan, akan menghasilkan yang terbaik. “Saya hanya ingin bilang, bahwa kita sebagai pembalap harus fokus berkendara saja. Sehingga, akan mampu mendapatkan hasil yang baik pula, daripada fokus ke yang lainnya,” tutup pembalap yang identik dengan nomor 99.

Maverick Vinales bergabung bersama tim Movistar Yamaha, seiring dengan keputusan Lorenzo yang memutuskan untuk membela Ducati. Dengan demikian, Vinales akan berpasangan dengan legenda MotoGP, Valentino Rossi.

Pembalap dengan julukan Top Gun tersebut, pertama kalinya menjalani debut di kelas utama, pada tahun 2015 lalu bersama tim Suzuki Ecstar. Ia pun berhasil keluar sebagai rookie terbaik kala itu.

Di musim lalu, Ia kembali menunjukkan kualitasnya. Terbukti, pada seri ke 12, di Sirkuit Silverstone, dirinya sukses naik podium untuk pertama kalinya di kelas MotoGP. Akhir musim, Vinales menduduki urutan keempat dalam tabel klasemen.

Ramalan Rossi Untuk Juara Dunia MotoGP Musim 2017

Pembalap veteran MotoGP, Valentino Rossi mengungkapkan bahwa dirinya memiliki harapan untuk dapat meraih gelar juara dunia. Ia telah puasa gelar sejak tahun 2009 lalu. “Saya berharap mampu meraih gelar juara pada musim depan,” ujar Rossi.

Valentino Rossi
Valentino Rossi memprediksi juara dunia MotoGP musim 2017

Rider yang pada musim lalu hanya keluar sebagai runner up menambahkan, bahwa nama-nama besar tetap menjadi favorit untuk meraih gelar juara. “Saya kira, juara bertahan Marc Marquez, Lorenzo dan saya serta Vinales akan menjadi kandidat kuat untuk keluar sebagai juara dunia,” tutup Rossi.