Milan Juara Supercoppa Italiana

Secara mengejutkan, AC Milan mampu keluar sebagai juara Supercoppa Italiana setelah berhasil mengalahkan Juventus di babak adu penalti dengan skor 4-3. Gelar juara tersebut menjadi trofi pertama di bawah tangan Vincenzo Montella.

Milan juara Supercoppa Italiana
Milan sukses keluar sebagai juara Supercoppa Italiana

Laga yang digelar di Jassim Bin Hamad Stadium, Qatar tersebut berjalan dengan intensitas tinggi sejak menit pertama dibunyikan. Di menit kedelapan, striker Juventus, Mario Mandzukic mampu melesakkan tendangan keras ke gawang Milan. Namun, Gianluigi Donnarumma mampu mengantisipasinya dengan baik.

Nyonya Tua terus mengembur lini pertahanan lawan. Hingga hasilnya, pada menit ke 18, melalui tendangan pojok yang diumpan sempurna oleh Miralem Pjanic, Giorgio Chiellini sukses menanduk bola tersebut ke arah gawang Milan dan merubah papan skor menjadi 1-0.

Unggul satu gol, membuat Juventus mendominasi jalannya pertandingan. Tetapi, momentum positif tersebut harus terganggu, lantaran Alex Sandro mengalami cedera dan terpaksa digantikan oleh Patrice Evra di menit ke 33.

Momentum tersebut dimanfaatkan baik oleh pasukan i Rossoneri untuk mengembur pertahanan Juve. Alhasil, Suso dengan kualitasnya mampu memberikan umpan manis ke kotak penalti yang disambut sempurna oleh Giacomo Bonaventura dan tak mampu di antisipasi oleh Buffon. Skor 1-1 berakhir hingga babak pertama usai.

Giliran AC Milan yang memulai melakukan penyerangan ke lini pertahanan lawan di menit-menit awal babak kedua. Suso yang pada babak pertama tampil dengan sangat baik, mampu kembali merepotkan Chiellini dkk. Menit ke 58, mantan punggawa Liverpool tersebut memberikan umpan matang ke Alessio Romagnoli, namun sayang tak mampu dimaksimalkan menjadi gol.

Juventus memasukkan Paulo Dybala di menit ke 67. Hasilnya, pemain asal Argentina tersebut mampu meningkatkan intensitas permainan Nyonya Tua. Salah satu upaya Dybala yang masih mampu ditepis oleh Donnarumma terjadi pada menit 76. Dirinya menerobos lini pertahanan Milan dan melesakkan tendangan keras ke arah gawang.

Pertandingan selama 90 menit telah berakhir dan memaksa laga harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Namun, dua kali 15 menit, gol penentu pun tak kunjung hadir. Terpaksa, laga dilanjutkan ke babak adu penalti.

I Bianconeri terlebih dahulu bertindak sebagai penendang. Claudio Marchisio sukses mengarahkan bola ke arah gawang yang tak mampu diantisipasi oleh Donnarumma. Sementara itu, Buffon mampu menebak tendangan Lapadula yang menjadi ekseutor pertama Milan.

Situasi menjadi terbalik, ketika tendangan Mandzukic hanya mengenai mistar. Setelah itu, penendang dari kedua tim mampu mencetak gol. Milan melalui Jurac Kucka, Suso dan Bonaventura. Begitu pula dengan Gonzalo Higuain dan Khedira.

Milan memastikan gelar juara Supercoppa Italiana berkat tendangan Mario Pasalic yang tak mampu dibendung oleh Buffon. Sebelum itu, tendangan Dybala sukses diantisipasi oleh Donnarumma.

Montella Berharap Mampu Mengembalikkan Kejayaan AC Milan

Pelatih AC Milan, Vincenzo Montella berharap bahwa dengan kemenangan melawan Juventus di final dan berhasil keluar sebagai juara Supercoppa Italiana, mampu mengembalikkan masa-masa kejayaan AC Milan.

Vincenzo Montella
Vincenzo Montella berharap gelar juara Supercoppa Italiana menjadi momentum kebangkitan AC Milan

“Dengan momentum juara Supercoppa Italiana, tentu saya berharap dapat membantu tim kembali ke masa keemasan,” ujar Montella.

Suso: Saatnya Bangkit

Suso yang keluar sebagai Man Of The Match dalam laga final Supercoppa Italiana dan mampu mengantarkan AC Milan merengkuh trofi tersebut mengungkapkan, bahwa kemenangan tersebut adalah momentum kebangkitan.

Suso
Suso mengungkapkan bahwa saatnya AC Milan bangkit

“Tentu, dengan meraih gelar juara di akhir tahun. Terlebih kami di partai puncak mampu mengalahkan Juventus yang merupakan juara Serie A dalam empat tahun terakhir. Ini adalah momentum untuk bangkit. Bangkit AC Milan!,” ujar pemain berkebangsaan Spanyol.